Apariminta Jagat Pramudita
Apariminta Jagat Pramudita
Pertama-tama aku ingin mengucapkan terima kasih untuk
panitia LEGION 2019 karena telah memberikan kesempatan untuk angkatan kami
berjualan serta belajar berwirausaha dengan bimbingan dari kakak-kakak FO dan kakak-kakak
panitia semua. Impresion atau kesan aku dalam berwirausaha dan berdagang saat
pandemi ini awalnya terlihat agak ribet, susah, menyulitkan, dan lain lain
karena untuk pertama kalinya aku mengira kalo tugas ini bakal seperti torment
bagi aku soalnya ya kita disuruh dagang terus inovasi wirausaha lagi pandemi
gini terus temen temen pandega kepisah pisah pula kotanya ya jadinya mikirnya
terlalu negatif gitu itu sih impression aku terhadap tugas legion kali ini.
Tapi pas aku udah mikir agak lama hmm ternyata dari dampak dan efek dari tugas
legion kaya begini saat pandemi justru aku mikirnya seperti direktur perusahaan
bagaimana cara membuat produksi efisien untuk mencapai satu tujuan seperti
supply chain management bagaimana kita membeli bahan baku kemudian diolah
hingga menjadi bahan jadi dan sampai ke tangan costumer atau pelanggan tanpa
adanya masalah yang berarti walaupun posisi aku di pandega hanya sebagai
anggota mungkin karena aku sedang mengambil mata kuliah sistem manajemen
organisasi industri jadinya ya agak curious gitu gimana sih strategi yang baik
dan bagus biar kita produksi yang baik dan efisien dengan membuat struktur
organisasi yang solid dan cepat tanggap nah kelompok pandega kita akhirnya
ngebuat struktur fungsional untuk wirausaha kali ini dan aku bertanggung jawab
di bagian keuangan dan diberi tanggung jawab oleh ketua pandega aku untuk
mengurus keuangan wirausaha pandega sembilan (9). Dengan tugas yang diberikan
oleh ketua pandega aku, aku sebagai ketua atau manajer dari bagian keuangan
walaupun ini pengalaman aku pertama kalinya memegang atau bertanggung jawab
penuh terhadap bagian keuangan tapi aku harus tetap percaya diri bahwa diri aku
itu sanggup untuk menjalaninya disisi lain juga aku bisa belajar banyak
bagaimana cara mengelola serta bisa menjadi orang yang bisa dipercaya dalam
suatu kelompok karena menurutku keuangan merupakan bagian yang vital dari suatu
wirausaha ataupun kelompok semacamnya. Hari pertama kami melakukan presentasi
proposal kepada panitia legion walaupun presentasi pertama kami ditolak
beruntungnya teman teman pandega kami tetap terus berfikir postif kedepannya
agar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama kedepannya. Dengan demikian,
kelompok kami mempunya tujuan dan target yang pasti saat sudah melakukan revisi
proposal dan memulai untuk melakukan penjualan. Seminggu telah berlalu kelompok
kami mendapatkan hasil yang diharapkan dari target atau tujuan yang sudah
ditetapkan saat melakukan rapat proposal. Disini terdapat feedback yang sangat
positif bagi kelompok pandega kami dari para pelanggan dan juga panitia yang
sudah memperhatikan presentasi kami. Kemudian setelah minggu pertama berlalu,
kami tetap harus fokus kedepannya dan tetap looking forward bagaimana cara
menjaga wirausaha kecil ini masih bisa tetap berdagang diminggi kedua tanpa
adanya hambatan ataupun halangan. Setelah minggu pertama berlalu, kami tetap
terus berdagang dan memproduksi diminggu kedua. Alhamdulilah, hasil penjualan
diminggu kedua kelompok kami mendapatkan peningkatan penjualan dan lagi lagi
memenuhi target dari yang kami harapkan sebelumnya. Kemudian, kami melakukan
presentasi kembali untuk final dari hasil usaha yang kami sudah lakukan selama
dua minggu ini kepada pantia legion dan mendapatkan feedback yang sangat bagus
dari panitia yang sudah menguji presentasi kami. Kemudian, berdasarkan tugas
yang disuruh kami melakukan pembagian keuntungan secara merata dan juga
mengembalikan uang yang kami pinjam kepada pantia legion dan juga charity
sebagai hasil dari penjualan yang kami peroleh. Dengan pertimbangan dari tugas
legion yang mengharuskan semua peserta untuk berdonasi atau charity, kami
memutuskan untuk memberikan 1 kg beras, 2 bungkus indome, dan 1 buah masker
kepada orang yang membutuhkannya. Alasan kami memberikan bentuk charity tersebut
karena kami menilai bahwa pemberian bahan pangan sangatlah penting apalagi
kondisi saat pandemi seperti ini yang membuat orang susah untuk keluar ataupun
terhalang dalam mencari nafkahnya dan juga kami memutuskan untuk memberi masker
karena alasan kesehatan yang harus dijaga bagi penerima charity tersebut untuk
menghindari penyebaran virus covid 19 yang sudah menyebar luas ini. Dikarenakan
kondisi aku yang baru sembuh dari sakit dan memiliki gejala mirip seperti covid
aku memutuskan untuk isolasi mandiri selama 2 minggu dan saat tugas ini
diberikan sepertinya kondisi tubuh aku dan pikiran aku yang akan mengerti
tentang bahaya penyebaran ini akhirnya aku memutuskan untuk order go food dan
akhirnya aku memberikan kepada tukang gojek secara pribadi dan juga mematuhi
protokol kesehatan yang sudah dihimbau. Kemudian, aku memutuskan untuk
memberikannya serta mendokumentasikan apa yang sedang aku lakukan. Dilihat dari
ekspresi mamang gojek tersebut, aku bisa merasakan betapa bersyukurnya dia bisa
menerima charity dan sembako yang sudah aku berikan, aku juga merasakan hal
yang sama dengan mamang gojek karena bersyukur masih diberikan kesempatan untuk
membantu orang lain. Menurut pendapat mamang gojek terhadap pandemi covid 19
yang sudah menyebar luas ini, pendapatan dia lumayan cukup menurun dikarenakan
orderan goride yang menurun juga dan juga akibat dari pandemi ini orang orang
memesan gofood sebagai alternatif untuk membeli makanan sehingga orderan mamang
gojek sekiranya hanya bisa bergantung dari gofood ataupun gosend. Namun, mamang
gojek tersebut sangat bersyukur karena diberikan kesehatan yang baik dan tidak
memiliki hambatan yang cukup mengganggu mamang gojek tersebut untuk mencari
nafkahnya. Dengan demikian, tugas charity ini aku akhiri dengan menulis dan
mendokumentasikan kejadian tersebut dan mengupload di insta story aku.
Sebenarnya dari dalam hati aku sendiri, aku merasa kalau tugas charity seperti
ini tidaklah bagus ataupun baik untuk menanamkan rasa ikhlas dari seorang
mahasiswa karena kita diwajibkan untuk mendokumentasikannya dengan cara membuat
video tersebut walaupun menurut aku sendiri charity ini cukup bagus untuk bisa
menanamkan rasa ikhlas dari masing masing mahasiswa namun aku berpikir bahwa
tugas yang diberikan ini salah cara hanya karena dari cara pendokumentasiannya
yang cukup berlebihan. Jikalau diperlukan pendokumentasian, maka cukup difoto
saja namun tidak harus dishare segala ke insta story kami karena jikalau ada
yang melihat insta story kami mungkin mereka akan overthinking dan bisa saja
beberapa follower kami ada yang berfikir negatif bahwa kami mengumbar kebaikan
dengan cara memvideokan atau mendokumentasikannya dengan cara tersebut. Aku
menilai bahwa sebenarnya tugas ini cukup baik untuk menanamkan hati mahasiswa
namun tidak dengan cara yang terlalu berlebihan seperti ini. Pesan dari aku
sendiri kalau mau mendokumentasikannya cukup foto saja dan buatlah essay sesuai
dengan apa yang sudah dilakukan kemudian foto tersebut bisa diupload pada blog
yang sudah kami buat. Mohon maaf apabila tulisan essay yang aku buat ini
menyinggung pihak lain ataupun mengandung kata-kata yang kurang berkenan di
hati sekali lagi aku mohon maaf karena aku sendiri masih jauh dari kata
sempurna. Sekian dan terimakasih.

Komentar
Posting Komentar